Selasa, 15 November 2022

Senam lantai (Guling kedepan, guling belakang,sikap lilin, meroda)

 

Senam lantai (Guling kedepan, guling belakang,sikap lilin, meroda)

 

1.      Guling kedepan

Cara :

1.      Sikap awal

-          posisi berdiri diatas matras/dibelakang matras

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=3RjJvq5xTOo&t=5s

-          sikap badan Tegap

2.      Gerakan

-          Kedua tangan menempel di matras

-         


Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=3RjJvq5xTOo&t=5s

-          Posisi dagu menempel kedada

-          Kedua kaki diluruskan

-          Gulingkan badan kedua kaki diayun kedepan, dengan tengkuk menyentuh lantai duluan

-         

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=3RjJvq5xTOo&t=5s

3.      Sikap lanjutan

-          Diawali dengan jongkok

-          

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=3RjJvq5xTOo&t=5s

-          Dan kembali pada posisi tegak, pandangan lurus  kedepan

2.   2   Guling kebelakang

1.      Sikap awal

-          Berdiri tegak membelakangi matras

 


Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=3RjJvq5xTOo&t=5s



2.      Gerakan

-          Kedua tangan diangkat dan diletakan disamping telinga atau diatas bahu

-          Dagu menempel kedada

 


Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=3RjJvq5xTOo&t=5s

-          Posisi kaki ditekuk sampai setengah jongkok

-          Gulingkan badan kebelakang, diawali dengan posisi pantat terlebih dahulu mengenai lantai/matras



Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=3RjJvq5xTOo&t=5s

-          Kedua kaki diayunkan keatas sampai menyentuh matras

-          Dan diikuti dengan telapak tangan menyentuh matras

3.      lanjutan

-          Diawali dengan posisi jongkok




Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=3RjJvq5xTOo&t=5s

-          Dan kembali berdiri tegak, pandagan lurus kedepan

 

3.      Sikap lilin

1.      Sikap awal

-          Posisi berbaring/telentang di atas matras



Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=3RjJvq5xTOo&t=5s

2.      Gerakan

 


Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=3RjJvq5xTOo&t=5s

-          Angkat kedua kaki keatas denga posisi dirapatkan

-          Kedua kaki didorong lurus keatas beserta pinggang

-          Kedua tangan menopang badan

-          Posisi tumpuan berada pada tengkuk dan siku

-          Pertahankan posisi dalam beberapa detik

3.      Sikap lanjutan

-          Kedua kaki diturunkan secara perlahan

-          Kembali dalam posisi telentang


 

-           

4.      Meroda

1.         Sikap awal

-            Berdiri tegak

-            Sikap hormat


Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=uky5Z4k-a3g&t=103s

2.      Gerakan

-          Angkat salah satu kaki kedepan. Kalau diangkat kaki kiri berarti telapak tangan menghadap kekanan saat tangan dilantai.




Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=uky5Z4k-a3g&t=103s

-            Saat gerakan meroda kaki yang yang diangkat menyentuh lantai terlebih dahulu

-            Diikuti dengan gerakan tangan yang menyentuh lantai

-            Kaki dalam posisi lurus saat berada diatas

-            Kaki mendarat satu persatu dan mengangkat tangan juga satu persatu

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=uky5Z4k-a3g&t=103s

3.      Sikap akhir lanjutan

-          Kembali melakukan sikap hormat



Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=uky5Z4k-a3g&t=103s

Rabu, 27 April 2022

Malang yang Mujur

 Malam ini malam Ramadhan yang ke 26 tangan ini kembali gatal untuk kembali belajar menulis, bukan tanpa sebab, hari ini ada kejadian yang membuat kaget, tidak terduga, bahkan bisa terjadi saat kita sudah berhati-hati sekalipun. Yap, ini kejadian dijalan yang saya alami malam ini.

Setelah shalat Isya istri saya mengajak untuk mengunjungi sebuah toko kue yang baru buka hari ini, kami pergi berempat naik motor, saya, istri, Zayyan, dan satu lagi Masih dalam perut istri saya yang sudah masuk kehamilan ke37 Minggu. Mertua sama adik ipar saya juga ikut naik motornya.

Nah jadi kejadiannya itu terjadi saat perjalanan pulang, tepat di simpang limau bypass Bukittinggi. Kami dari arah Payakumbuh mau belok kanan kearah kantor wali kota. Seperti biasa kalau ada lampu merah kita pasti berhenti, lampu merah kali ini lumayan lama karena posisi kita berada hampir di paling depan.

Dengan sabar menunggu lampu merah, sampai lampu hijau menyala kami jalan pelan-pelan tidak lupa menghidupkan lampu sen kanan, baru beberapa meter saya jalan saya saya mulai membelokkan stang kearah kanan, tiba-tiba dari belakang muncul mobil sedan yang seperti nya sudah tua sekali menyalip kami dari kanan. 

Bunyi benturan terdengar lumayan keras, sepertinya lampu spion mobil tersebut yang mengenai stang motor saya, sampai tuas cakramnya patah bagian ujung. Untungnya motor tidak sampai jatuh, dan tidak ada bagian tubuh yang kena. Dan bagian motor yang lain juga tidak ada yang kena, hanya tuas cakram yang sampai patah.

Saya memprediksi pengendara mobil tersebut dalam keadaan mabuk, atau baru pertama kali berkendara dijalan raya. Karena mobil tersebut dalam posisi mau ambil jalan lurus tapi kenapa dia mengambil jalur kanan, bahkan juga hampir menabrak pengendara yang sedang berhenti dari arah berlawanan. Setelah menyalip harusnya dia langsung ambil jalur kiri, ini malah dipelurus kejalur Kanan tanpa ada tanda-tanda ingin berhenti, mudah-mudahan saja tidak ada orang lain yang ketabrak. 

Setelah itu saya menepi kan motor ketempat yang aman karena kondisi jalan dalam keadaan lumayan ramai. Saya mencoba cek keadaan motor dan bertanya pada istri saya apakah dia ada kena, tapi Alhamdulillah tidak ada. Ya kalau dibilang ini malang sebenarnya ini sangat mujur sekali, coba kalau mobil melaju sangat kencang dan menabrak kami dari belakang, mungkin sudah lain ceritanya, maka kejadian tadi "Malang yang Mujur".

Sehingga apapun kejadian malam ini saya bersyukur terhadap kondisi kami saat ini, hanya sekedar tuas rem patah bagian ujung, dan sedikit rasa shock yang lumayan membekas. 

Begitu lah kejadian dijalan yang tidak bisa kita prediksi, maka tetaplah fokus, konsentrasi dan berhati-hati. Terkadang kita sudah berhati-hati pun tetap saja kena sama orang lain yang tidak berhati-hati. 




Selasa, 28 Januari 2020

Perempuan Lebih Kuat Dari Pada Laki-laki

Allah telah menciptakan makhluknya dengan sedemikian rupa. Dia ciptakan malam dan siang. Dia ciptakan langit dan bumi. Dia ciptakan Laki-laki dan perempuan dengan kelebihan masing2.

Dari segi fisik sejatinya laki-laki diciptakan lebih kuat dari pada perempuan. Baik itu dari postur tubuh ataupun tenaga. Sehingga laki-laki lah yang bertanggung jawab atas kelansungan hidup keluarganya.

Dalam agama Islam pun demikian. Laki-laki lah yang diwajibkan mencari nafkah untuk keluarganya. Seolah-olah perintah agama ini mengatakan bahwa Laki-laki lebih mampu menjadi tulang punggung keluarga. menanggung beban, membanting tulang, bekerja. Itu karena memang Laki-laki diberi kelebihan fisik yang lebih kuat dari pada perempuan.

Hal itu benar, dan kita semua sepakat. Namun, dalam beberapa hal saya menemukan perempuan jauh lebih kuat dari pada laki-laki. Ada dibeberapa ketika saya harus angkat tangan dan mengatakan ternyata perempuan lebih kuat.
Misalnya dalam mengurus anak. Seorang perempuan, yang mengurus anak selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu tidak akan pernah merasa capek dan kehabisan tenaga mengurus anak dihari berikutnya. Itu rutin melakukan pekerjaan seperti menyusui anak, memandikan anak, membersihkan kotoran anak, sampai menidurkan anak. Belum lagi kalau sianak rewel banyak tingkah dan segala macam.

Tapi, jika bapak-bapak melakukan pekerjaan tersebut. Dalam waktu dua jam saja ditinggal istrinya kepasar pasti sudah merasa kecapek an. Waktu-waktu menunggu sang istri pulang akan terasa sangat lama, apalagi kalau sianak rewel tidak mau diam. Malahan sampai mengumpat karena merasa istrinya terlalu lama. Padahal baru ditinggalkan sebentar.

Ada lagi saat menggendong anak saat kita pergi jalan-jalan. Si ibu atau perempuan dari berangkat pagi sampai pulang malam biasa-biasa aja tuh tanpa mengeluh. Sementara laki-laki setengah jam saja sudah merasa capek dan mengeluh.

Disini saya menemukan bahwa perempuan itu lebih kuat dari pada Laki-laki. Mungkin kalau diajak uji panco atau adu lari sprint 100 m laki-laki akan menang. Tapi dalam hal mengurus anak. Tenaga laki-laki tidak ada bandingannya dengan perempuan.

Minggu, 26 Januari 2020

Bukittinggi-Padang

Jam sudah menunjukkan pukul 06:30. Tapi Zayyan masih tidur. Hari ini kita mau berangkat ke Padang. Besok bunda Zayyan ujian CPNS di UPI YPTK Padang. Kita sengaja berangkat hari ini biar besok kita tidak terburu-buru menuju tempat ujian. Bunda Zayyan ujian jam 10:30. Biasanya peserta sudah harus tiba dilokasi 2 jam sebelum ujian.

Jam 08:00 kita sudah siap berangkat. Zayyan sudah dimandikan bunda. Semua persyaratan sudah masuk kedalam tas. Tidak lupa hp sama chargernya juga dibawa. Kita pergi dengan bus umum. Jarak dari rumah kejalan tempat bus lewat sekitar 500 m. Gak apa, kita berjalan sedikit. Hitung2 olahraga pagi. Belum sempat kami menunggu lewat sebuah bus berwarna putih. Seseorang didalam bus meneriaki kami "Padang..Padang". Kami menganggukkan kepala pertanda kami mau menaiki bus tersebut.

Ini adalah kali kesekian Zayyan naik bus. Jadi kami tidak terlalu cemas. Saat kami naik baru ada orang penumpang. Mungkin mereka dari payakumbuh. Bus yang kami naiki adalah bus rute Payakumbuh-Padang dan melewati Bukittinggi. Tidak jauh dari tempat kami naik, naiklah seorang nenek yang membawa barang bawaan dalam karung. Kira2 apa ya isinya. Saat Nenek itu naik, saya mencium bau yang tidak asing. Harum dan menyengat. Astaga ternyata didalam karung itu adalah durian. Seketika hebohlah seisi bus. Maklum,durian musuh penumpang yang suka mual. Baunya yang menyengat cukup membuat kepala pusing.

Seperti biasa, Zayyan selalu protes kalau busnya berhenti. Saat bus jalan Zayyan tenang lagi. Sepanjang perjalanan Zayyan gak ada rewel. Dia tidur nyenyak dipelukan bundanya yang juga ikut tertidur.


Alhamdulillah, akhirnya kami tiba di Padang. Kami turun di Basko karena bus yang kami naiki tidak sampai ketempat kami menginap. Kami turun mobil dan lansung masuk kedalam gedung Basko. Lumayan mutar2 basko sambil ngadem.

Sepertinya sudah saatnya Zayyan ganti diapers. Kami mencari tempat untuk menggantinya. Sepertinya didalam musalla tidak apa2 lagian Zayyan diberi alas ompol sehingga tidak akan mengotori karpet musalla.

Waktu masih menunjukkan pukul 11:30 sementara kami check in jam 14:00. Berarti masih ada beberapa jam lagi. Kami melanjutkan perjalanan ke Transmart menggunakan Trans Padang. Sekarang naik trans padang harus pakai kartu brizzi. Untung saya sudah punya kartu brizzi saat masuk kekebun binatang di bukittinggi dulu.
Tiba di Transmart kami langsung berkeliling. Rasanya sudah cukup lama gak kesini. Terakhir kami kesini mungkin setahun yang lalu. 
Kita menyusuri setiap sudut Transmart padahal cuma mau beli sepotong roti. Gak apa, sekalian Zayyan jalan2. Zayyan baru pertama kali kesini. Rasa senang tidak bisa dia sembunyikan dari wajahnya.

Sudah waktunya makan siang. Kita masih di Transmart yasudah kita makan dulu sebelum check in. Kita makan di cobek penyet yang ada di Transmart. Lumayan mengenyangkan untuk makan siang, walau harus menambah nasi.

Selesai makan kita lanjutkan perjalanan menggunakan trans Padang menuju penginapan. Perjalanan hari ini cukup melelahkan. Setiba dipenginapan kita langung menemui resepsonis. memperlihatkan bukti pembayaran kita. Kita memesan lewat aplikasi,jadi uang pembayaran nya sudah di transfer saat kita memesan di aplikasi. Sebelum memberikan kunci kamar, petugas penginapan meminta uang jaminan 100 ribu beserta KTP. Untuk apa ya? Mungkin sudah jadi prosedur penginapan....


Kamis, 23 Januari 2020

CATATAN SPESIAL DITULIS 5 TAHUN LALU

Gak sengaja ketemu catatan di hp jadul, tulisan ini dibuat tingkat dua kuliah. Jadi ketawa sendiri membacanya hehehe
"Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamualaikum..
Perkenalkan nama saya Irwan Fajri.
Ya, itulah nama yg dberi kedua orang tua saya.
Nama yg tdak bgtu bagus memang, tapi sya yakin itu nama terindah ,dan mrka pasti pnya mksud mmberi nama itu..
Sya lahir 20 tahun lalu 13 maret 1995,,
skrang sya masih kuliah semester 4 jurusan pendidikan olhrag d UNP..
Jujur sya pribadi merasa kalau waktu terlalu cpat berjalan..
Padahal bru minggu kmaren rasanya brjalan kaki pergi sekolah dari rmah ke tsanauyah..
Bru kmaren rasanya saya msuk madrasah aliyah, yg pada akhrnya sya pndah SMA...haha
Yaa begitulah hdup, terasa begitu cpat kalau semua itu telah brlalu..
Sya mmbuat cttan ini tgal 28 februari 2015..
Gak tau knapa entah knpa saya ingn menulis cttan ini..
Tak tau apa yang mau saya tulis..
Tpi saya yakin tulisan ini akan sangat brkesan saat sya mmbacanya suatu hari nanti.
Semoga saja hp ini masih ada sampai saya sukses#amin dan brumah tangga nanti:-).
Sekarang saya gak tau, entah akan menjadi apa saya nanti..
Apakah akan bercahaya.?
Entah lah
tpi Saya brharap satu hal, saya membaca cttan ini saya dalam keaadaan bahagias,sukses,dan membahagiakan kedua orang tua dan kluarga saya:-).!
Skrang msih smester 4, belum terbayang hdup saya d msa depan nanti...
Tpi yg jelas sya pnya impian, saya pnya usaha sendiri nanti, yg tidak bekerja untk orang lain, tapi mempekerjakan orang lain;-)..amin
Sperti membuka toko baju mgkin,?
Atau konter plsa atau hp mgkin?
Tpi kalau bkerja jadi pns dan di gaji pemerintah? Asyik juga kayaknya...
Akan jadi apa saya nanti yg jelas saya sekarang ingn berdo'a
"Ya Allah, jadikan hamba orang yg selalu brbakti kepada kedua orang tua hamba, jadikan hamba orang yg berguna bagi negeri hamba dan bermanfaat bagi org2 d skitar hamba, dan sejahterakan lah hdup hamba di masa depan, dan beri kebahagiaan kepada keluarga kcil hamba kelak, dan jadikan lah hamba meninggal dalam keaadaan khusnul khotimah, meninggal di jalanMu"
AMIN..
Hmm.. Saya pasti akan tersenyum sendiri mmbaca cttan ini nanti,,
saya akan mnta cttan ini dibacakan oleh istri sya, hehe:-D
siapa ya, yang akan jadi pendamping hdup saya nanti?
Seprti apa rupanya? Dimana kampung nya? Org nya galak gak ya? Hehe..
Hmm oke lah, sekian dulu cttan nya..
Cie cie..
Yg lagi tersenyum sendiri membaca cttan ini..hehe:-D asalamualaikum..
21:28,Sab 28-02-2015�

Selasa, 21 Januari 2020

BEGINI CARANYA CEK PLAGIARISM

Horeee..oke teman-teman hari ini adalah hari kedua pelatihan menulis buku satu guru satu buku (sagu sabu)yang diadakan sekolah. Tidak sabar rasanya untuk menimba ilmu lagi dari bapak eko@gurusiana.id . kemaren kami diajarkan cara mengecek tulisan. Apakah tulisan itu terindikasi plagiarism atau tidak.

Jika kita sudah menulis sesuatu. Baik itu buku atau karya ilmiah tentu kita tidak ingin tulisan kita terindikasi plagiarism bukan? Plagiarism merupakan musuh terbesar bagi penulis. Kerena itu penting rasanya kita mengecek tulisan kita.

Kamu pasti penasaran kan bagaimana caranya? Caranya mudah kok,  cukup dengan mengetikkan www.duplichecker.com di mesin pencari laptop atau android kamu. Aplikasi ini gratis alias gak bayar, namun jumlah kata yang bisa kamu cek terbatas yaitu seribu kata. Sebelum itu tentu kamu harus punya laptop atau android dulu dong ya,,,  dan satu lagi kamu harus punya kuota internet,  karena pengecekan dilakukan secara online. Membutuhkan jaringan internet.

Langkah selanjutnya silahkan kamu buka mesin pencari dan ketik www.duplichecker.com tadi maka akan muncul tampilan seperti berikut
Lalu buka tulisan yang ingin kamu cek, silahkan copy-pastekan di kolom yang sudah disediakan.Setelah tulisan kamu dicopykan di kolom maka silahkan klik check plagiarism Dan tunggu beberapa saat . Maka akan tampil seperti berikut
Setelah itu akan keluar hasilnya,  kamu bisa tau seberapa persen dari tulisan kamu yang terindikasi plagiarism. Mudah sekali kan gaesss. Itu ilmu yang kami dapat kemaren dari bapak Eko Prasetyo. Bermanfaat sekali bukan?

Senin, 20 Januari 2020

Mengapa harus menulis? Menjengkelkan sekali



Menulis itu sebuah kegiatan yang terdengar gampang tapi sangat sulit untuk dilakukan. Bahkan untuk memulai dari mana saja sudah bingung, apa yang harus ditulis, tentang apa itu.

Pagi ini saya beserta teman-teman guru lainnya mengikuti program literasi yang diadakan oleh sekolah dan gratis untuk guru-guru disekolah saya. Pemateri hari ini adalah seorang penulis media guru dari Surabaya. Nama beliau adalah Eko Prasetyo. Beliau adalah seorang penulis tetapi juga fasih dalam public speaking, itu terlihat dari cara beliau memberikan materi dengan santai dan mudah dipahami, sesekali keluar lawakan dari mulut beliau yang membuat suasana tidak membosankan.

Beliau memberi tugas untuk semua peserta menulis pengalaman yang menjengkelkan dan susah dilupakan. Saya mengingat kembali apa yang bisa saya tulis tetapi semakin saya mencoba mengingat saya semakin bingung. Saya tidak bisa mengingat apalagi menulis pengalaman yang sangat menjengkelkan itu. Padahal sebenarnya banyak sekali kejadian yang membuat saya jengkel. Salah satu yang membuat saya jengkel ya ini, disaat disuruh menulis pengalaman dan saya tidak bisa menuliskannya kan sangat menjengkelkan sekali itu.


Katanya menulis bisa mengalir begitu saja tanpa harus berpikir, tetapi kenyataanya sekarang saya harus berfikir keras untuk menulis ini. Kan menjengkelkan sekali jadinya, namun walaupun begitu, saya tetap menggerakkan jari ini supaya tugas ini selesai. Kata Pak Eko minimal harus sampai 300 kata, dan saya coba lihat ternyata saya baru menulis 220 kata. Saya perlu 80 kata lagi untuk menyelesaikan ini. Oke, 80 kata lagi. Saya pasti bisa menyelesaikan ini.


Bagi orang yang sudah biasa menulis, mungkin menulis 300 kata tidak butuh waktu lama, tapi bagi saya yang baru belajar menulis untuk menyelesaikan ini saja membutuhkan waktu lebih dari satu jam. Apalagi harus membuat satu buku, akan berapa lama saya menyelesaikannya? Tapi saya tidak patah semangat. ini baru langkah awal, suatu saat saya akan mampu menulis mengalir seperti air, menulis apa yang saya lihat,dengar dan yang saya rasakan. Rasanya satu buku itu juga bukan hal mustahil jika saya terus mencoba menulis setiap hari.