Allah telah menciptakan makhluknya dengan sedemikian rupa. Dia ciptakan malam dan siang. Dia ciptakan langit dan bumi. Dia ciptakan Laki-laki dan perempuan dengan kelebihan masing2.
Dari segi fisik sejatinya laki-laki diciptakan lebih kuat dari pada perempuan. Baik itu dari postur tubuh ataupun tenaga. Sehingga laki-laki lah yang bertanggung jawab atas kelansungan hidup keluarganya.
Dalam agama Islam pun demikian. Laki-laki lah yang diwajibkan mencari nafkah untuk keluarganya. Seolah-olah perintah agama ini mengatakan bahwa Laki-laki lebih mampu menjadi tulang punggung keluarga. menanggung beban, membanting tulang, bekerja. Itu karena memang Laki-laki diberi kelebihan fisik yang lebih kuat dari pada perempuan.
Hal itu benar, dan kita semua sepakat. Namun, dalam beberapa hal saya menemukan perempuan jauh lebih kuat dari pada laki-laki. Ada dibeberapa ketika saya harus angkat tangan dan mengatakan ternyata perempuan lebih kuat.
Misalnya dalam mengurus anak. Seorang perempuan, yang mengurus anak selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu tidak akan pernah merasa capek dan kehabisan tenaga mengurus anak dihari berikutnya. Itu rutin melakukan pekerjaan seperti menyusui anak, memandikan anak, membersihkan kotoran anak, sampai menidurkan anak. Belum lagi kalau sianak rewel banyak tingkah dan segala macam.
Tapi, jika bapak-bapak melakukan pekerjaan tersebut. Dalam waktu dua jam saja ditinggal istrinya kepasar pasti sudah merasa kecapek an. Waktu-waktu menunggu sang istri pulang akan terasa sangat lama, apalagi kalau sianak rewel tidak mau diam. Malahan sampai mengumpat karena merasa istrinya terlalu lama. Padahal baru ditinggalkan sebentar.
Ada lagi saat menggendong anak saat kita pergi jalan-jalan. Si ibu atau perempuan dari berangkat pagi sampai pulang malam biasa-biasa aja tuh tanpa mengeluh. Sementara laki-laki setengah jam saja sudah merasa capek dan mengeluh.
Disini saya menemukan bahwa perempuan itu lebih kuat dari pada Laki-laki. Mungkin kalau diajak uji panco atau adu lari sprint 100 m laki-laki akan menang. Tapi dalam hal mengurus anak. Tenaga laki-laki tidak ada bandingannya dengan perempuan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar