Selasa, 28 Januari 2020

Perempuan Lebih Kuat Dari Pada Laki-laki

Allah telah menciptakan makhluknya dengan sedemikian rupa. Dia ciptakan malam dan siang. Dia ciptakan langit dan bumi. Dia ciptakan Laki-laki dan perempuan dengan kelebihan masing2.

Dari segi fisik sejatinya laki-laki diciptakan lebih kuat dari pada perempuan. Baik itu dari postur tubuh ataupun tenaga. Sehingga laki-laki lah yang bertanggung jawab atas kelansungan hidup keluarganya.

Dalam agama Islam pun demikian. Laki-laki lah yang diwajibkan mencari nafkah untuk keluarganya. Seolah-olah perintah agama ini mengatakan bahwa Laki-laki lebih mampu menjadi tulang punggung keluarga. menanggung beban, membanting tulang, bekerja. Itu karena memang Laki-laki diberi kelebihan fisik yang lebih kuat dari pada perempuan.

Hal itu benar, dan kita semua sepakat. Namun, dalam beberapa hal saya menemukan perempuan jauh lebih kuat dari pada laki-laki. Ada dibeberapa ketika saya harus angkat tangan dan mengatakan ternyata perempuan lebih kuat.
Misalnya dalam mengurus anak. Seorang perempuan, yang mengurus anak selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu tidak akan pernah merasa capek dan kehabisan tenaga mengurus anak dihari berikutnya. Itu rutin melakukan pekerjaan seperti menyusui anak, memandikan anak, membersihkan kotoran anak, sampai menidurkan anak. Belum lagi kalau sianak rewel banyak tingkah dan segala macam.

Tapi, jika bapak-bapak melakukan pekerjaan tersebut. Dalam waktu dua jam saja ditinggal istrinya kepasar pasti sudah merasa kecapek an. Waktu-waktu menunggu sang istri pulang akan terasa sangat lama, apalagi kalau sianak rewel tidak mau diam. Malahan sampai mengumpat karena merasa istrinya terlalu lama. Padahal baru ditinggalkan sebentar.

Ada lagi saat menggendong anak saat kita pergi jalan-jalan. Si ibu atau perempuan dari berangkat pagi sampai pulang malam biasa-biasa aja tuh tanpa mengeluh. Sementara laki-laki setengah jam saja sudah merasa capek dan mengeluh.

Disini saya menemukan bahwa perempuan itu lebih kuat dari pada Laki-laki. Mungkin kalau diajak uji panco atau adu lari sprint 100 m laki-laki akan menang. Tapi dalam hal mengurus anak. Tenaga laki-laki tidak ada bandingannya dengan perempuan.

Minggu, 26 Januari 2020

Bukittinggi-Padang

Jam sudah menunjukkan pukul 06:30. Tapi Zayyan masih tidur. Hari ini kita mau berangkat ke Padang. Besok bunda Zayyan ujian CPNS di UPI YPTK Padang. Kita sengaja berangkat hari ini biar besok kita tidak terburu-buru menuju tempat ujian. Bunda Zayyan ujian jam 10:30. Biasanya peserta sudah harus tiba dilokasi 2 jam sebelum ujian.

Jam 08:00 kita sudah siap berangkat. Zayyan sudah dimandikan bunda. Semua persyaratan sudah masuk kedalam tas. Tidak lupa hp sama chargernya juga dibawa. Kita pergi dengan bus umum. Jarak dari rumah kejalan tempat bus lewat sekitar 500 m. Gak apa, kita berjalan sedikit. Hitung2 olahraga pagi. Belum sempat kami menunggu lewat sebuah bus berwarna putih. Seseorang didalam bus meneriaki kami "Padang..Padang". Kami menganggukkan kepala pertanda kami mau menaiki bus tersebut.

Ini adalah kali kesekian Zayyan naik bus. Jadi kami tidak terlalu cemas. Saat kami naik baru ada orang penumpang. Mungkin mereka dari payakumbuh. Bus yang kami naiki adalah bus rute Payakumbuh-Padang dan melewati Bukittinggi. Tidak jauh dari tempat kami naik, naiklah seorang nenek yang membawa barang bawaan dalam karung. Kira2 apa ya isinya. Saat Nenek itu naik, saya mencium bau yang tidak asing. Harum dan menyengat. Astaga ternyata didalam karung itu adalah durian. Seketika hebohlah seisi bus. Maklum,durian musuh penumpang yang suka mual. Baunya yang menyengat cukup membuat kepala pusing.

Seperti biasa, Zayyan selalu protes kalau busnya berhenti. Saat bus jalan Zayyan tenang lagi. Sepanjang perjalanan Zayyan gak ada rewel. Dia tidur nyenyak dipelukan bundanya yang juga ikut tertidur.


Alhamdulillah, akhirnya kami tiba di Padang. Kami turun di Basko karena bus yang kami naiki tidak sampai ketempat kami menginap. Kami turun mobil dan lansung masuk kedalam gedung Basko. Lumayan mutar2 basko sambil ngadem.

Sepertinya sudah saatnya Zayyan ganti diapers. Kami mencari tempat untuk menggantinya. Sepertinya didalam musalla tidak apa2 lagian Zayyan diberi alas ompol sehingga tidak akan mengotori karpet musalla.

Waktu masih menunjukkan pukul 11:30 sementara kami check in jam 14:00. Berarti masih ada beberapa jam lagi. Kami melanjutkan perjalanan ke Transmart menggunakan Trans Padang. Sekarang naik trans padang harus pakai kartu brizzi. Untung saya sudah punya kartu brizzi saat masuk kekebun binatang di bukittinggi dulu.
Tiba di Transmart kami langsung berkeliling. Rasanya sudah cukup lama gak kesini. Terakhir kami kesini mungkin setahun yang lalu. 
Kita menyusuri setiap sudut Transmart padahal cuma mau beli sepotong roti. Gak apa, sekalian Zayyan jalan2. Zayyan baru pertama kali kesini. Rasa senang tidak bisa dia sembunyikan dari wajahnya.

Sudah waktunya makan siang. Kita masih di Transmart yasudah kita makan dulu sebelum check in. Kita makan di cobek penyet yang ada di Transmart. Lumayan mengenyangkan untuk makan siang, walau harus menambah nasi.

Selesai makan kita lanjutkan perjalanan menggunakan trans Padang menuju penginapan. Perjalanan hari ini cukup melelahkan. Setiba dipenginapan kita langung menemui resepsonis. memperlihatkan bukti pembayaran kita. Kita memesan lewat aplikasi,jadi uang pembayaran nya sudah di transfer saat kita memesan di aplikasi. Sebelum memberikan kunci kamar, petugas penginapan meminta uang jaminan 100 ribu beserta KTP. Untuk apa ya? Mungkin sudah jadi prosedur penginapan....


Kamis, 23 Januari 2020

CATATAN SPESIAL DITULIS 5 TAHUN LALU

Gak sengaja ketemu catatan di hp jadul, tulisan ini dibuat tingkat dua kuliah. Jadi ketawa sendiri membacanya hehehe
"Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamualaikum..
Perkenalkan nama saya Irwan Fajri.
Ya, itulah nama yg dberi kedua orang tua saya.
Nama yg tdak bgtu bagus memang, tapi sya yakin itu nama terindah ,dan mrka pasti pnya mksud mmberi nama itu..
Sya lahir 20 tahun lalu 13 maret 1995,,
skrang sya masih kuliah semester 4 jurusan pendidikan olhrag d UNP..
Jujur sya pribadi merasa kalau waktu terlalu cpat berjalan..
Padahal bru minggu kmaren rasanya brjalan kaki pergi sekolah dari rmah ke tsanauyah..
Bru kmaren rasanya saya msuk madrasah aliyah, yg pada akhrnya sya pndah SMA...haha
Yaa begitulah hdup, terasa begitu cpat kalau semua itu telah brlalu..
Sya mmbuat cttan ini tgal 28 februari 2015..
Gak tau knapa entah knpa saya ingn menulis cttan ini..
Tak tau apa yang mau saya tulis..
Tpi saya yakin tulisan ini akan sangat brkesan saat sya mmbacanya suatu hari nanti.
Semoga saja hp ini masih ada sampai saya sukses#amin dan brumah tangga nanti:-).
Sekarang saya gak tau, entah akan menjadi apa saya nanti..
Apakah akan bercahaya.?
Entah lah
tpi Saya brharap satu hal, saya membaca cttan ini saya dalam keaadaan bahagias,sukses,dan membahagiakan kedua orang tua dan kluarga saya:-).!
Skrang msih smester 4, belum terbayang hdup saya d msa depan nanti...
Tpi yg jelas sya pnya impian, saya pnya usaha sendiri nanti, yg tidak bekerja untk orang lain, tapi mempekerjakan orang lain;-)..amin
Sperti membuka toko baju mgkin,?
Atau konter plsa atau hp mgkin?
Tpi kalau bkerja jadi pns dan di gaji pemerintah? Asyik juga kayaknya...
Akan jadi apa saya nanti yg jelas saya sekarang ingn berdo'a
"Ya Allah, jadikan hamba orang yg selalu brbakti kepada kedua orang tua hamba, jadikan hamba orang yg berguna bagi negeri hamba dan bermanfaat bagi org2 d skitar hamba, dan sejahterakan lah hdup hamba di masa depan, dan beri kebahagiaan kepada keluarga kcil hamba kelak, dan jadikan lah hamba meninggal dalam keaadaan khusnul khotimah, meninggal di jalanMu"
AMIN..
Hmm.. Saya pasti akan tersenyum sendiri mmbaca cttan ini nanti,,
saya akan mnta cttan ini dibacakan oleh istri sya, hehe:-D
siapa ya, yang akan jadi pendamping hdup saya nanti?
Seprti apa rupanya? Dimana kampung nya? Org nya galak gak ya? Hehe..
Hmm oke lah, sekian dulu cttan nya..
Cie cie..
Yg lagi tersenyum sendiri membaca cttan ini..hehe:-D asalamualaikum..
21:28,Sab 28-02-2015�

Selasa, 21 Januari 2020

BEGINI CARANYA CEK PLAGIARISM

Horeee..oke teman-teman hari ini adalah hari kedua pelatihan menulis buku satu guru satu buku (sagu sabu)yang diadakan sekolah. Tidak sabar rasanya untuk menimba ilmu lagi dari bapak eko@gurusiana.id . kemaren kami diajarkan cara mengecek tulisan. Apakah tulisan itu terindikasi plagiarism atau tidak.

Jika kita sudah menulis sesuatu. Baik itu buku atau karya ilmiah tentu kita tidak ingin tulisan kita terindikasi plagiarism bukan? Plagiarism merupakan musuh terbesar bagi penulis. Kerena itu penting rasanya kita mengecek tulisan kita.

Kamu pasti penasaran kan bagaimana caranya? Caranya mudah kok,  cukup dengan mengetikkan www.duplichecker.com di mesin pencari laptop atau android kamu. Aplikasi ini gratis alias gak bayar, namun jumlah kata yang bisa kamu cek terbatas yaitu seribu kata. Sebelum itu tentu kamu harus punya laptop atau android dulu dong ya,,,  dan satu lagi kamu harus punya kuota internet,  karena pengecekan dilakukan secara online. Membutuhkan jaringan internet.

Langkah selanjutnya silahkan kamu buka mesin pencari dan ketik www.duplichecker.com tadi maka akan muncul tampilan seperti berikut
Lalu buka tulisan yang ingin kamu cek, silahkan copy-pastekan di kolom yang sudah disediakan.Setelah tulisan kamu dicopykan di kolom maka silahkan klik check plagiarism Dan tunggu beberapa saat . Maka akan tampil seperti berikut
Setelah itu akan keluar hasilnya,  kamu bisa tau seberapa persen dari tulisan kamu yang terindikasi plagiarism. Mudah sekali kan gaesss. Itu ilmu yang kami dapat kemaren dari bapak Eko Prasetyo. Bermanfaat sekali bukan?

Senin, 20 Januari 2020

Mengapa harus menulis? Menjengkelkan sekali



Menulis itu sebuah kegiatan yang terdengar gampang tapi sangat sulit untuk dilakukan. Bahkan untuk memulai dari mana saja sudah bingung, apa yang harus ditulis, tentang apa itu.

Pagi ini saya beserta teman-teman guru lainnya mengikuti program literasi yang diadakan oleh sekolah dan gratis untuk guru-guru disekolah saya. Pemateri hari ini adalah seorang penulis media guru dari Surabaya. Nama beliau adalah Eko Prasetyo. Beliau adalah seorang penulis tetapi juga fasih dalam public speaking, itu terlihat dari cara beliau memberikan materi dengan santai dan mudah dipahami, sesekali keluar lawakan dari mulut beliau yang membuat suasana tidak membosankan.

Beliau memberi tugas untuk semua peserta menulis pengalaman yang menjengkelkan dan susah dilupakan. Saya mengingat kembali apa yang bisa saya tulis tetapi semakin saya mencoba mengingat saya semakin bingung. Saya tidak bisa mengingat apalagi menulis pengalaman yang sangat menjengkelkan itu. Padahal sebenarnya banyak sekali kejadian yang membuat saya jengkel. Salah satu yang membuat saya jengkel ya ini, disaat disuruh menulis pengalaman dan saya tidak bisa menuliskannya kan sangat menjengkelkan sekali itu.


Katanya menulis bisa mengalir begitu saja tanpa harus berpikir, tetapi kenyataanya sekarang saya harus berfikir keras untuk menulis ini. Kan menjengkelkan sekali jadinya, namun walaupun begitu, saya tetap menggerakkan jari ini supaya tugas ini selesai. Kata Pak Eko minimal harus sampai 300 kata, dan saya coba lihat ternyata saya baru menulis 220 kata. Saya perlu 80 kata lagi untuk menyelesaikan ini. Oke, 80 kata lagi. Saya pasti bisa menyelesaikan ini.


Bagi orang yang sudah biasa menulis, mungkin menulis 300 kata tidak butuh waktu lama, tapi bagi saya yang baru belajar menulis untuk menyelesaikan ini saja membutuhkan waktu lebih dari satu jam. Apalagi harus membuat satu buku, akan berapa lama saya menyelesaikannya? Tapi saya tidak patah semangat. ini baru langkah awal, suatu saat saya akan mampu menulis mengalir seperti air, menulis apa yang saya lihat,dengar dan yang saya rasakan. Rasanya satu buku itu juga bukan hal mustahil jika saya terus mencoba menulis setiap hari.


Sabtu, 18 Januari 2020

BELAJAR MENULIS, Anak laki-lakiku Zayyan||

Hari ini kembali saya coba memaksakan jari ini untuk belajar menulis, walau sebenarnya tidak tau apa yang akan ditulis. Kata orang menulis tidak bisa dilakukan bila suasana hati dalam keadaan tidak baik. Tetapi semakin sering kita menulis akan semakin terbiasa,dan jika sudah terbiasa nanti menulis akan mengalir sendiri seperti air.Maka seperti apapun suasana hati teruslah menulis, walau diawal2 ini terkesan terpaksa nanti akan jadi kebutuhan, dan inilah yang ingin saya terapkan dalam kehidupan saya, saya akan coba terus belajar menulis walau dalam keadaan seperti apapun, insyaallah!

Masalah umum bagi penulis yang baru belajar seperti saya adalah, sulitnya merangkai kata-kata. Walaupun sebenarnya kita sudah punya cerita,kisah, kejadian yang akan ditulis, namun karena tidak bisa merangkai kata-kata maka cerita tersebut hanyut dan terlupakan begitu saja. Padahal jika cerita itu ditulis akan menjadi hal berharga jika dibaca beberapa tahun berikutnya. Seperti yang saya rasakan hari ini, sulit sekali rasanya menemukan kata-kata yang tepat supaya menjadi kalimat yang baik. Oke, baik hari ini saya mau cerita tentang anak saya. Namanya Aghnafityan Zayyan Almuhadzzab, namanya panjang bukan?? Iya, namanya panjang sekali, banyak yang protes karena namanya sepanjang itu. Nama itu rekomendasi dari adik ipar saya, dan istri saya sangat suka dengan nama itu, beberapa kali pernah saya goda untuk mengganti namanya tetapi tetap dia sudah terlanjur suka dengan nama itu.

Sekarang usia Zayyan sudah 5 bulan 5 hari, sedang lucu2nya. Dan saya merasa Zayyan lebih lucu dan lebih ganteng dari anak laki2 seusianya hehe, maklum Zayyan itu artinya adalah ganteng, seganteng bapaknya wkwk.. Saya mengamati perkembangan Zayyan dari hari pertama dia lahir. Dia lahir dengan berat 3.5 kg dengan panjang 49 cm. Setiap hari selalu ada peningkatan yang zayyan alami. sekarang zayyan sudah bisa duduk walau masih harus diawasi, bahkan sekarang dia lebih suka berdiri, padahal usianya masih 5 bulan.

Hari ini Zayyan tidak seperti biasanya, biasanya dia suka teriak2, tetapi hari ini dia lebih cengeng, suka nangis menghiba. Mungkin ini kerena efek dia lagi batuk, tenggorokannya gatal, menyebabkan dia tidak nyaman. Tetapi walaupun begitu senyum indahnya tetap keluar sesekali, walaupun lagi cengeng kotak calengan yang selalu menarik perhatiannya tetap membuat matanya melotot untuk disentuh.

Hari baru jam delapan malam, tetapi zayyan sudah terlelap diatas motor saat perjalanan kami pulang dari mini market untuk membeli keperluan zayyan. Mungkin karena hari ini dia kelelahan batuk membuat energinya cepat habis, dan membuat badan jadi lemas. Jam setengah sepuluh dia terbangun dengan tangisan yang sangat menghiba sekali, mungkin dia gerah, badannya berkeringat ditambah lagi dia belum mandi hari ini, yasudah bundanya memanaskan air untuk mandi Zayyan. Dan seperti biasanya dia selalu tersenyum ceria saat air hangat menyentuh kulitnya. Setelah mandi sepertinya badan Zayyan menjadi lebih segar, tetapi sesekali Zayyan masih batuk, mudah2 capet sehat ya Zayyan dan teriak2 lagi seperti biasanya..

Dan itulah cerita yang coba saya tuliskan hari ini, meski banyak kalimat2 yang orang tidak enak membacanya! Mudah2an semakin terbiasa menulis, merangkai kata demi kata menjadi cerita yang enak dibaca dan juga akan menjadi kenangan beberapa tahun kedepan saat saya membacanya sekali lagi....
Aminnnn
Wassalamualaikum....

Jumat, 17 Januari 2020

BELAJAR MENULIS, HARI INI MENGAJAR DENGAN KONDISI TUBUH TIDAK FIT

Kesehatan tubuh adalah yang paling berharga bagi siapapun, termasuk bagi saya sebagai guru. Walaupun orang2 melihat menjadi guru kelihatannya tidak terlalu melelahkan, karena hanya masuk kelas, berbicara, memberi tugas dan sebagainya. Tetapi jika ingin mengeluhkan menjadi guru adalah pekerjaan yang paling melelahkan, karena kita mengendalikan banyak siswa dalam satu kelas, dengan perilaku dan sikap siswa yang beraneka ragam, syukur jika mengajar siswa yang patuh, ramah dan santun, namun jika menghadapi siswa yang banyak perangai dan tidak bisa diatur bahkan kalau sampai melawan kepada guru sungguh adalah cara paling cepat membuat kita sakit struk karena sering menahan amarah.

Dengan demikian kesehatan sangat penting bagi kita, terlebih bagi saya guru olahraga yang notabene lebih banyak mengajar dibawah terik matahari yang bisa membuat kulit terbakar dan menghitam. Apalagi jam pelajaran olahraga sengaja diletakkan di jam2 saat matahari mulai naik sampai jam terakhir, alasannya kalau diletakkan di jam pertama akan mengganggu mata pelajaran setelahnya. Memang sih setelah berolahraga badan kita akan merasa lelah dan bawaannya ingin tidur saja. Jujur saya pribadi lebih nyaman mengajar dipagi hari kerena kondisi siswa yang masih segar dan cuaca yang masih sejuk.

Tantangan besar bagi guru olahraga yang mengajar siang hari adalah saat cuaca panas dan terik sinar matahari cukup membuat siswa mager (malas gerak) sehingga guru kesulitan mengendalikan siswa, selain itu hujan juga menjadi masalah jika hujan turun membuat pembelajaran dilapangan benar2 tidak bisa dilaksanakan, tetapi masih bisa dialihkan keaula bulu tangkis.

Namun selain hal tersebut cobaan terberat adalah ketika kondisi badan tidak fit, saat demam flu, batuk menyerang membuat kita kehilangan gairah mengajar. Namun sebagai guru kita harus tetap melayani siswa apapun kondisi tubuh kita. Selagi tubuh ini masih bisa berdiri dan pandangan belum melayang tetap tugas itu harus ditunaikan.

Seperti yang saya alami hari ini, berangkat kesekolah dalam keadaan badan menggigil dingin ketulang,hidung tersumbat, dan badan sedikit panas, dan rasanya tidak akan sanggup mengajar hari ini. Tetapi alhamdulillah hari ini dapat jadwal mengajar pagi, dan cuaca tidak terlalu panas. Hari ini saya mengajar kelas  x, tepat jam 08:45 salah seorang siswa menghampiri meja saya dan bertanya, dilapangan kita hari ini pak?? Iya, ayo cepat ganti baju" sahut saya.! Dan mereka berlarian menuju asrama untuk mengganti pakaian. Pelajaran pun dimulai, materi hari ini adalah Atletik, lari jarak pendek. Semua siswa sudah berbaris dengan rapi lengkap dengan seragam olahraga mereka dan sepertinya mereka sudah siap dengan pelajaran hari ini. Tetapi ada beberapa siswa yang tidak berseragam lengkap, memakai seragam bebas yang bukan seragam sekolah. "Yang tidak berpakaian lengkap, silahkan maju kedepan. Dan majulah beberapa siswa, ketika saya tanya alasan mereka bermacam2 tetapi tidak bisa ditolerir, sehingga 10x lompat2 ditempat pantas untuk mereka hari ini, karena ini sudah menjadi perjanjian, siapa yang melanggar akan mendapat ganjaran. Ini dilakukan untuk melatih kedisiplinan mereka, agar melakukan sesuatu sesuai aturan yang telah ditetapkan.

Setelah itu pelajaran dibuka, dimulai dengan berdoa dan siswa diabsen satu per satu. Ada beberapa siswa yang sakit dan tidak bisa hadir hari ini. Dan saya lanjutkan dengan menjelaskan materi yang akan dipraktekkan hari ini.
Atletik adalah ibu dari semua cabang olahraga, karena hampir disemua cabang olahraga terdapat unsur2 atletik yaitu jalan, lari,lempar dan lompat. Dan lari jarak pendek adalah salah satu dari cabang lari. Lari jarak pendek dilakukan dengan star jongkok, star jongkok juga terbagi menjadibtiga macam yaitu star pendek, menengah dan panjang. Untuk melakukan star jongkok biasanya memakai tiga aba2, yaitu bersedia, siap,dan ya.

Materi telah selesai dijelaskan, dan dilanjutkan dengan mempraktekkannya, tetapi sebelumnya harus pemanasan terlebih dahulu, dan salah seorang siswa yang memimpin pemanasan. Selain pemanasan dalam bentuk peregangan, hari ini siswa juga diransang melakukan pemanasan dalam bentuk permainan menguji fokus dan konsentrasi.
Tes konsentrasi ini dilakukan dengan memberikan beberapa aba-aba kepada siswa, misalnya jika diberi aba2 hadap kanan, maka siswa akan hadap kanan begitu seterusnya.

Sekarang tantangannya, perintah aba2nya kita ganti, misal aba2 hadap kanan kita ganti dengan nama salah seorang siswa. Misalnya budi=hadap kanan, doni =maju satu langkah. Dan saat kita menyebutkan nama2 siswa yang menjadi aba2 maka siswa harus melakukan aba2 tersebut.
Permainan pun dimulai, siswa yang salah mengikuti aba2 harus keluar dari arena permainan, begitu seterusnya sampai siswa yang bertahan terakhir menjadi pemenang.

Setelah pemanasan,pembelajaran dimulai saya memperagakan bagaimana cara melakukan start panjang, menengah dan pendek pada lari jarak pendek, dan menyuruh salah seorang siswa memperagakan start jongkok kedepan, dan siswa lainnya memperhatikan.
Setelah itu semua siswa yang masih berbaris rapi memperagakan perbarisan, mulai dari cara melakukan start sampai bagaimana posisi badan saat menyentuh garis finish.

Materi telah usai, dan masih ada sedikit waktu bagi siswa untuk bermain, dan salah satu siswa mengambil bola voli dimeja saya, dan waktu yang tersisa kita gunakan untuk bermain voli hari ini..
Dan Alhamdulillah, pembelajaran hari ini usai, mudah2an pembelajaran hari ini bermamfaat bagi siswa dan juga saya sebagai guru..
Aminnnnn



Kamis, 16 Januari 2020

Pengalaman kami mengurus KIR, wajib bagi CPNS


Hari ini saya dan teman2 CPNS lainnya melakukan KIR dirumah sakit Achmad Mochtar Bukittinggi, ini adalah rangkaian wajib yang harus dilakukan oleh seorang calon pegawai negeri sipil untuk mengubah status menjadi PNS(Pegawai Negeri Sipil.
KIR, ada yang tau apa kepanjangan KIR? Kalau ada yang tau tolong kasih tau saya, yang jelas KIR adalah sejenis tes kesehatan jiwa dan raga yang diselenggarakan oleh pihak rumah sakit tertentu yang memiliki wewenang.

Ada 12 orang CPNS yang ditempatkan disekolah saya, dan semua melakukan KIR hari ini. Sehari sebelumnya kami berembuk tentang pengurusan KIR ini, dan diputuskanlah kami melakukan KIR besok mumpung semua persyaratan sudah kami penuhi. Karena pada hari kerja, tentu kami harus minta izin kepada Waka Kurikulum sebab kami ada jadwal mengajar hari ini, salah seorang dari kami mencoba meminta izin namun belum diizinkan dan disarankan supaya kami mengurus KIR dihari kosong mengajar. Masalahnya tidak ada hari kosong untuk kami mengajar, sehingga kami sepakat untuk kembali meminta izin dengan armada lebih besar dan jumlah lebih banyak, dan Alhamdulillah setelah dikasih pengertian kami diberi izin untuk pergi mengurus KIR dengan catatan jadwal mengajar jangan sampai kosong diantisipasi dengan ganti jadwal dengan guru lain atau meninggalkan tugas.

Dan fix kami pergi hari ini, dan ditetapkan jam 06:30 berkumpul disekolah, jam 06:31 berangkat. Saya sendiri baru berangkat jam 06:25 dan sudah dipastikan tidak tepat waktu. Saat saya tiba disekolah jam 06:43 ternyata 6 orang teman saya lainya juga baru datang, hanya ada tiga orang yang ontime dan sudah berangkat sesuai waktu yang ditentukan. Sementara satu orang lagi belum ada kabar. Lucunya ada satu orang yang kami kira tidak jadi ikut karna tidak bisa meninggalkan jadwal mengajar, tetapi saat kami tiba dirumah sakit ternyata dia sudah antri duluan.

Untuk tes KIR atau tes kesehatan ada beberapa rangkaian tes yang kami lakukan yaitu, cek darah awal, kesehatan fisik,kesehatan jiwa,cek mata, gigi, tht, penyakit dalam dan untuk melakukan tes tersebut juga ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi yaitu foto copy sk cpns, foto copy surat tanda tamat pelatihan dari balai diklat, pas foto 3x4 dan 4x6 masing-masing 3 buah, dan surat pengantar dari instansi masing-masing, karna kami cpns Kementerian Agama Padang Panjang, maka kami dapat surat pengantar dari Kementerian Agama Padang Panjang.

saat melakukan tes ada-ada saja kejadian yang membuat kami tidak kaku dalam menjalani tes, mulai dari salah teman yang terlalu sedikit mengisi botol urin, sehingga dia harus menambah botol tersebut, masalahnya urinya sudah dikeluarkan semuanya sehingga harus menunggu dulu untuk mengisi botol urin lagi, ada lagi teman yang lupa tinggi badannya dan mengukur tinggi badan saya sebagai patokan, tapi alhamdulillah rangkaian kegiatan hari ini telah selesai kami lakukan, dan tinggal menunggu hasil tes seminggu kemudian..

Dan untuk cek darah kami juga disarankan untuk tidak makan dan minum dulu sebelum melakukan pengecekan supaya hasilnya lebih maksimal. Dan jadilah kami kelaparan selama menjalani rangkaian tes, tapi untung tidak ada yang pingsan, kalau ada yang pingsan tinggal dibawa kerumah sakit hehe

Diakhir penyerahan berkas kami lihat sudah jam 15:00, dan ternyata kami adalah peserta terakhir yang melakukan tes, padahal kami sudah datang paling pagi menurut kami, tetapi tetap saja selesai paling akhir.  Setelah itu kami sempatkan minum dulu disebuah cafe, sungguh terasa sangat nikmat minuman yang kami teguk..
Mudah2an hasil dari perjuangan hari ini juga senikmat minuman itu....

Senin, 13 Januari 2020

Mengenal lebih dekat jorong Tabek Talang Babungo


Saat Desa Tabek Mendapat Sentuhan Warga Asing

Tabek adalah sebuah Desa yang terletak di Kabupaten Solok, sebuah desa kecil yang kini semakin dikenal dunia. Tidak banyak yang tahu tentang desa ini. Bahkan masyarakat kabupaten Solok banyak yang asing mendengar nama desa ini. Bukan tanpa alasan, letaknya yang jauh dari pusat kota dan desa ini pun bukan jalan lintas sehingga sangat jarang sekali orang berkunjung kesana.

Namun sekarang desa Tabek semakin dikenal, desa tabek sekarang menjadi tujuan wisata,bahkan beberapa stasiun televisi juga telah memasukkan desa tabek kedalam program acara mereka.  selain itu desa tabek juga telah memiliki puluhan homestay yang disiapkan bagi siapa saja yang berkunjung kesana. Yang terakhir ratusan guru yang melakukan kegiatan Bimtek Menulis disana, dan sebagian besar pesertanya menginap dihomestay milik masyarakat.

Diawali tahun 80an, pemerintah pada saat itu mempercayakan desa tabek mendapat program pertukaran pelajar Indonesia-Kanada. Dengan demikian datanglah beberapa orang pelajar dari kanada dan juga pelajar dari Indonesia. Dengan kedatangan mereka kehidupan masyarakat menjadi lebih maju, pada masa itulah masyarakat mulai menggunakan toilet/wc sebagai tempat buang air besar dan air kecil.

Masyarakat Tabek terkenal dengan keramahan bahkan terhadap tamu yang  masih asing bagi mereka. Karena hal tersebut pelajar-pelajar tersebut cepat beradaptasi dengan masyarakat. Dari sumber yang penulis dapat walaupun mereka adalah warga asing tetapi mereka tidak segan memakan masakan apa yang dimakan dirumah tempat mereka tinggal. Mereka juga tidak pilih-pilih makanan, jika dirumah tersebut hanya ada lauk ikan kering berarti mereka juga makan ikan kering. Dan jika orang rumah tempat mereka tinggal pergi kesawah untuk mananam padi, maka pada hari itu mereka juga pergi dan ikut menanam padi.

Pelajar-pelajar asing tersebut tidak pernah kesepian, kerena selalu aja ada para remaja dan anak-anak yang setia mengikuti mereka kemanapun mereka pergi, dan mereka juga sering mentraktir anak-anak makan permen, kue, kerupuk dan sebagainya mereka juga terkenal tidak pelit kepada masyarakat.
Dengan keakraban tersebut membuat masyarakat juga nyaman dengan mereka, sehingga program-program yang mereka jalan kan mudah diterima masyarakat, seperti pembuatan toilet, tempat pemandian umum, pembukaan jalan baru dan sebagainya.

Sampai sekarang kenangan bersama mereka masih tertulis jelas dihati masyarakat yang hidup pada masa itu bahkan menjadi cerita manis bagi anak dan cucu masyarakat pada masa itu. Karena memang masyarakat merasa pelajar dari Kanada dan Indonesia tersebut memiliki andil besar untuk kemajuan desa tabek.

Sampai sekarang masyarakat masih terus berhubungan dengan mereka.  Dengan memamfaatkan teknologi informasi masyarakat bisa berkomunikasi baik itu via WhatsApp, Instagram dan sebagainnya. Dan masyarakat terus berharap suatu saat mereka bisa kembali lagi kedesa tabek, dan mengulang kembali kenangan-kenangan yang dahulu pernah mereka lakukan….