Senin, 13 Januari 2020

Mengenal lebih dekat jorong Tabek Talang Babungo


Saat Desa Tabek Mendapat Sentuhan Warga Asing

Tabek adalah sebuah Desa yang terletak di Kabupaten Solok, sebuah desa kecil yang kini semakin dikenal dunia. Tidak banyak yang tahu tentang desa ini. Bahkan masyarakat kabupaten Solok banyak yang asing mendengar nama desa ini. Bukan tanpa alasan, letaknya yang jauh dari pusat kota dan desa ini pun bukan jalan lintas sehingga sangat jarang sekali orang berkunjung kesana.

Namun sekarang desa Tabek semakin dikenal, desa tabek sekarang menjadi tujuan wisata,bahkan beberapa stasiun televisi juga telah memasukkan desa tabek kedalam program acara mereka.  selain itu desa tabek juga telah memiliki puluhan homestay yang disiapkan bagi siapa saja yang berkunjung kesana. Yang terakhir ratusan guru yang melakukan kegiatan Bimtek Menulis disana, dan sebagian besar pesertanya menginap dihomestay milik masyarakat.

Diawali tahun 80an, pemerintah pada saat itu mempercayakan desa tabek mendapat program pertukaran pelajar Indonesia-Kanada. Dengan demikian datanglah beberapa orang pelajar dari kanada dan juga pelajar dari Indonesia. Dengan kedatangan mereka kehidupan masyarakat menjadi lebih maju, pada masa itulah masyarakat mulai menggunakan toilet/wc sebagai tempat buang air besar dan air kecil.

Masyarakat Tabek terkenal dengan keramahan bahkan terhadap tamu yang  masih asing bagi mereka. Karena hal tersebut pelajar-pelajar tersebut cepat beradaptasi dengan masyarakat. Dari sumber yang penulis dapat walaupun mereka adalah warga asing tetapi mereka tidak segan memakan masakan apa yang dimakan dirumah tempat mereka tinggal. Mereka juga tidak pilih-pilih makanan, jika dirumah tersebut hanya ada lauk ikan kering berarti mereka juga makan ikan kering. Dan jika orang rumah tempat mereka tinggal pergi kesawah untuk mananam padi, maka pada hari itu mereka juga pergi dan ikut menanam padi.

Pelajar-pelajar asing tersebut tidak pernah kesepian, kerena selalu aja ada para remaja dan anak-anak yang setia mengikuti mereka kemanapun mereka pergi, dan mereka juga sering mentraktir anak-anak makan permen, kue, kerupuk dan sebagainya mereka juga terkenal tidak pelit kepada masyarakat.
Dengan keakraban tersebut membuat masyarakat juga nyaman dengan mereka, sehingga program-program yang mereka jalan kan mudah diterima masyarakat, seperti pembuatan toilet, tempat pemandian umum, pembukaan jalan baru dan sebagainya.

Sampai sekarang kenangan bersama mereka masih tertulis jelas dihati masyarakat yang hidup pada masa itu bahkan menjadi cerita manis bagi anak dan cucu masyarakat pada masa itu. Karena memang masyarakat merasa pelajar dari Kanada dan Indonesia tersebut memiliki andil besar untuk kemajuan desa tabek.

Sampai sekarang masyarakat masih terus berhubungan dengan mereka.  Dengan memamfaatkan teknologi informasi masyarakat bisa berkomunikasi baik itu via WhatsApp, Instagram dan sebagainnya. Dan masyarakat terus berharap suatu saat mereka bisa kembali lagi kedesa tabek, dan mengulang kembali kenangan-kenangan yang dahulu pernah mereka lakukan….

2 komentar:

  1. desa yg sangat berkesan di hati, senang sekali bisa bermalam di sana dan menikmati keindahan alam desaku yg asri

    BalasHapus