Tabek adalah
sebuah Desa yang terletak di Kabupaten Solok, sebuah desa kecil yang kini
semakin dikenal dunia. Tidak banyak yang tahu tentang desa ini. Bahkan masyarakat
kabupaten Solok banyak yang asing mendengar nama desa ini. Bukan tanpa alasan,
letaknya yang jauh dari pusat kota dan desa ini pun bukan jalan lintas sehingga
sangat jarang sekali orang berkunjung kesana.
Namun sekarang
desa Tabek semakin dikenal, desa tabek sekarang menjadi tujuan wisata,bahkan
beberapa stasiun televisi juga telah memasukkan desa tabek kedalam program acara
mereka. selain itu desa tabek juga telah
memiliki puluhan homestay yang disiapkan bagi siapa saja yang berkunjung
kesana. Yang terakhir ratusan guru yang melakukan kegiatan Bimtek Menulis disana,
dan sebagian besar pesertanya menginap dihomestay milik masyarakat.
Diawali tahun
80an, pemerintah pada saat itu mempercayakan desa tabek mendapat program
pertukaran pelajar Indonesia-Kanada. Dengan demikian datanglah beberapa orang
pelajar dari kanada dan juga pelajar dari Indonesia. Dengan kedatangan mereka
kehidupan masyarakat menjadi lebih maju, pada masa itulah masyarakat mulai
menggunakan toilet/wc sebagai tempat buang air besar dan air kecil.
Masyarakat Tabek
terkenal dengan keramahan bahkan terhadap tamu yang masih asing bagi mereka. Karena hal tersebut
pelajar-pelajar tersebut cepat beradaptasi dengan masyarakat. Dari sumber yang
penulis dapat walaupun mereka adalah warga asing tetapi mereka tidak segan
memakan masakan apa yang dimakan dirumah tempat mereka tinggal. Mereka juga
tidak pilih-pilih makanan, jika dirumah tersebut hanya ada lauk ikan kering
berarti mereka juga makan ikan kering. Dan jika orang rumah tempat mereka
tinggal pergi kesawah untuk mananam padi, maka pada hari itu mereka juga pergi
dan ikut menanam padi.
Pelajar-pelajar
asing tersebut tidak pernah kesepian, kerena selalu aja ada para remaja dan
anak-anak yang setia mengikuti mereka kemanapun mereka pergi, dan mereka juga
sering mentraktir anak-anak makan permen, kue, kerupuk dan sebagainya mereka
juga terkenal tidak pelit kepada masyarakat.
Dengan keakraban
tersebut membuat masyarakat juga nyaman dengan mereka, sehingga program-program
yang mereka jalan kan mudah diterima masyarakat, seperti pembuatan toilet,
tempat pemandian umum, pembukaan jalan baru dan sebagainya.
Sampai sekarang
kenangan bersama mereka masih tertulis jelas dihati masyarakat yang hidup pada
masa itu bahkan menjadi cerita manis bagi anak dan cucu masyarakat pada masa
itu. Karena memang masyarakat merasa pelajar dari Kanada dan Indonesia tersebut
memiliki andil besar untuk kemajuan desa tabek.
Sampai sekarang
masyarakat masih terus berhubungan dengan mereka. Dengan memamfaatkan teknologi informasi
masyarakat bisa berkomunikasi baik itu via WhatsApp, Instagram dan sebagainnya. Dan masyarakat
terus berharap suatu saat mereka bisa kembali lagi kedesa tabek, dan mengulang
kembali kenangan-kenangan yang dahulu pernah mereka lakukan….

desa yg sangat berkesan di hati, senang sekali bisa bermalam di sana dan menikmati keindahan alam desaku yg asri
BalasHapusTerima kasih omjay...
Hapus