Menulis itu sebuah kegiatan yang terdengar gampang tapi
sangat sulit untuk dilakukan. Bahkan untuk memulai dari mana saja sudah
bingung, apa yang harus ditulis, tentang apa itu.
Pagi ini saya beserta teman-teman guru lainnya mengikuti program literasi yang diadakan oleh sekolah dan gratis untuk guru-guru disekolah saya. Pemateri hari ini adalah seorang penulis media guru dari Surabaya. Nama beliau adalah Eko Prasetyo. Beliau adalah seorang penulis tetapi juga fasih dalam public speaking, itu terlihat dari cara beliau memberikan materi dengan santai dan mudah dipahami, sesekali keluar lawakan dari mulut beliau yang membuat suasana tidak membosankan.
Pagi ini saya beserta teman-teman guru lainnya mengikuti program literasi yang diadakan oleh sekolah dan gratis untuk guru-guru disekolah saya. Pemateri hari ini adalah seorang penulis media guru dari Surabaya. Nama beliau adalah Eko Prasetyo. Beliau adalah seorang penulis tetapi juga fasih dalam public speaking, itu terlihat dari cara beliau memberikan materi dengan santai dan mudah dipahami, sesekali keluar lawakan dari mulut beliau yang membuat suasana tidak membosankan.
Beliau memberi tugas untuk semua peserta menulis pengalaman
yang menjengkelkan dan susah dilupakan. Saya mengingat kembali apa
yang bisa saya tulis tetapi semakin saya mencoba mengingat saya semakin
bingung. Saya tidak bisa mengingat apalagi menulis pengalaman yang sangat
menjengkelkan itu. Padahal sebenarnya banyak sekali kejadian yang
membuat saya jengkel. Salah satu yang membuat saya jengkel ya ini, disaat
disuruh menulis pengalaman dan saya tidak bisa menuliskannya kan sangat menjengkelkan
sekali itu.
Katanya menulis bisa mengalir begitu saja tanpa harus
berpikir, tetapi kenyataanya sekarang saya harus berfikir keras untuk menulis
ini. Kan menjengkelkan sekali jadinya, namun walaupun begitu, saya tetap menggerakkan jari ini supaya tugas ini selesai. Kata Pak Eko minimal
harus sampai 300 kata, dan saya coba lihat ternyata saya baru menulis 220 kata.
Saya perlu 80 kata lagi untuk menyelesaikan ini. Oke, 80 kata lagi. Saya pasti
bisa menyelesaikan ini.
Bagi orang yang sudah biasa menulis, mungkin menulis 300
kata tidak butuh waktu lama, tapi bagi saya yang baru belajar menulis untuk
menyelesaikan ini saja membutuhkan waktu lebih dari satu jam. Apalagi harus
membuat satu buku, akan berapa lama saya menyelesaikannya? Tapi saya tidak patah
semangat. ini baru langkah awal, suatu saat saya akan mampu menulis mengalir
seperti air, menulis apa yang saya lihat,dengar dan yang saya rasakan. Rasanya satu
buku itu juga bukan hal mustahil jika saya terus mencoba menulis setiap hari.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar